Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Rakor Bersama Kemendagri

taf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko (Foto: MMCKalteng)

 Kontenkalteng.comPalangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut terlihat saat Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Pemprov Kalteng Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Dua Bulan Ke Depan

Rapat yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir itu menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, pelaksanaan operasi pasar, serta pengawasan harga di lapangan.

“Ketersediaan stok pangan saat ini lebih dari cukup. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus aktif menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi kenaikan harga di pasar,” tegas Tomsi.

Menanggapi hal tersebut, Yuas Elko menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan karena stabilitas harga berpengaruh terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai langkah strategis akan terus dioptimalkan, seperti pelaksanaan pasar murah, pemantauan harga bahan pokok, serta penguatan distribusi logistik antardaerah guna menjaga stabilitas pasokan. (SUR/OR1)