Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, (Dok OJK Kalteng)
Kontenkalteng.com, Sampit - Dalam rangka mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Kotawaringin Timur, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng dan PT Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Sampit (BSI Sampit) menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan melalui program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) di Kantor Bupati Kotim.
Baca juga: OJK Bentengi Emak-emak dari Modus Penipuan Berkedok investasi
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz, Bupati Kotim diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Staf Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia, serta Funding Representative BSI Sampit, dengan peserta antara lain Persatuan Istri Anggota POLRI (Bhayangkari) dan pelaku UMKM Perempuan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya bagi perempuan, agar semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat, mengenal produk dan layanan jasa keuangan syariah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan illegal.
Penyelenggaraan SICANTIKS di Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi semakin relevan mengingat perempuan masih menghadapi tantangan dalam literasi dan inklusi keuangan. Berdasarkan SNLIK 2025, indeks literasi keuangan perempuan tercatat sebesar 65,58 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 80,28 persen.
Selain itu, data pelaporan aktivitas keuangan ilegal di Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa 68 persen pelapor merupakan perempuan, sementara 425 laporan IASC berasal dari Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan kapasitas perempuan agar semakin sadar, cakap, dan terlindungi dalam mengakses layanan keuangan syariah, serta semakin waspada terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai modus penipuan keuangan digital.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, dalam sambutannya menyampaikan, “Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga sekaligus dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah bagi perempuan perlu terus didorong agar mereka semakin cakap dalam mengambil keputusan keuangan. Melalui SICANTIKS, OJK Kalteng berharap perempuan tidak hanya memahami keuangan syariah, tetapi juga mampu menjadi agen literasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Primandanu.
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Rafiq Riswandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan SICANTIKS. Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam keluarga, mulai dari mengelola anggaran rumah tangga, merencanakan masa depan anak, hingga menentukan pilihan keuangan keluarga. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman keuangan bagi perempuan akan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga, bahkan hingga generasi berikutnya. “Kami berharap kegiatan SICANTIKS ini dapat memberikan manfaat yang besar serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat yang cakap, bijak, dan sejahtera secara finansial,” ujar Rafiq.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber dari OJK Kalteng, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, dan BSI Sampit, serta diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan syariah, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal. Selain aspek literasi.
Penulis : Yanti
Editor : Surya