Komisi II DPRD Kalteng Kunjungi TN Tanjung Puting, Tinjau Segi Keamanan Lestarikan Fauna dan Flora

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid

kontenkalteng.com , Palangka Raya - Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, beberapa waktu lalu untuk meninjau keamanan flora dan fauna.
 
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengatakan, kunjungan kerja tersebut bertujuan agar melihat pengelolaan Taman Nasional Tanjung Puting baik dari segi keamanan terkait dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
 
“Kami ingin melihat bagaimana pengelolaan Taman Nasional Tanjung Puting dari segi keamanan itu sendiri terkait dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya agar lebih sinergis dan masing-masing pihak saling menjaga dan saling mendapatkan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya, Selasa (18/4/2023).
 
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini mencontohkan sinergi antara masyarakat dan pengelola Taman Nasional Tanjung Puting seperti Pihak Pengelola bekerjasama dengan masyarakat sekitar dalam menjaga kelestarian alam flora dan fauna di Tanjung Puting.
 
“Sebaliknya, pihak Taman Nasional Tanjung Puting juga melakukan pembinaan dan bantuan kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha-usaha pertanian, perikanan, dan perkebunan di wilayah tersebut. Pembinaan berupa pelatihan-pelatihan dan penelitian dan bantuan berupa pakan, bibit, pupuk, obat-obatan, dan lain-lain,” imbuhnya.
 
Selain itu, Rasyid juga menyebut kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Tanjung Puting cukup besar dan terlampaui target yang sudah ditargetkan 200.000 per tahun. Sehingga pihaknya juga ingin mengetahui infrastruktur pendukung yang harus dibangun serta penunjang-penunjang lainnya.
 
“Dalam kesempatan ini kami menghimbau kepedulian pengusaha sekitar Taman Nasional Tanjung Puting agar berpartisipasi dalam memajukan asset nasional kita ini. Masih terdapat gangguan keamanan berupa aktivitas penambangan liar PETI, perambahan hutan ilegal logging di wilayah tersebut akibat minimnya petugas jagawana di Taman Nasional Tanjung Puting ini,” tutupnya.(ML/OR2)
Baca juga: Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Kobar